Pengaruh aplikasi health promotion model terhadap peningkatan kualitas kelompok peduli hipertensi

Endang Triyanto, Asep Iskandar, Saryono Saryono

Sari


Hipertensi yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan terjadinya penyakit jantung. Kelompok Peduli Hipertensi (KPH) dibentuk dengan konsep dari, oleh dan untuk penderita hipertensi. Peningkatan kualitas KPH dilaksanakan dengan serangkaian pelatihan kader yang merupakan aplikasi dari health promotion model. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan pre post test without control group design kepada pengelola KPH di Pamijen, Sokaraja yang dipilih secara total sampling berjumlah 30 orang. Hasil uji chi squere ditemukan nilai p value = 0,001 yang berarti terdapat peningkatan secara signifikan kualitas KPH setelah mendapatkan perlakuan aplikasi health promotion model. Bentuk perlakuan berupa pelatihan pengelolaan KPH yang terdiri dari pelatihan terapi music, hipertensi, terapi keperawatan. Pembinaan dari puskesmas maupun Dinas Kesehatan Kabupaten harus ditingkatkan agar seluruh kegiatan dapat berjalan secara kesinambungan

Kata Kunci


terapi keperawatan; kelompok peduli hipertensi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adinil, H. (2004). Penatalaksanaan Hipertensi Secara Komprehensif. Jurnal Kedokteran Muhammadiyah 2(2).

American Hypertension Association. (2006). Alternative Treatments Hypertension. Dari http://healthlibrary.epnet.com/print.aspx?chunkiid=11764.

Asrin, Triyanto, E. dan Siti, M. (2008). Upaya Pengendalian Respon Emosional Pasien Hipertensi dengan Terapi Musik Dominan Frekuensi Sedang. Soedirman Nursing Journal 4(2).

Argacha & Adamopoulos.(2008).Acute Effects of Passive Smoking on Peripheral Vascular Function. Diakses dari website http://hyper.ahajournals.org/cgi/reprint506 .

Armilawaty, Amalia H, Amirudin R. (2007). Hipertensi dan Faktor Risikonya dalam Kajian Epidemiologi. Bagian Epidemiologi FKM UNHAS.

Asosiasi Terapi Musik Kanada. (2004). What music therapy is. Tersedia di http://www.therapy-def_filesdefinition.htm.

Augustin, P., & Hains, A. (2006). Effect of music on ambulatory surgery patients preoperative anxiety. AORN Journal, 6 (4) 750-758.

Barnason, S., Zimmerman & Nieveen. (2005). The effect of music interventions on anxiety in the patient after coronary artery bypass grafting. Heart & Lung Journal of Critical Care, 24(2), 124-132.

Campbell, D. (2002). Efek mozart. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Chlan, L. (2008). Complementary Therapy in Nursing. New York : Springer Publishing Company, Inc.

Chlan, L., Evans, D., Greenleaf, M., & Walker, J. (2000) Effects of a single music therapy intervention on anxiety, discomfort, satisfaction, and compliance with screening guidelines in outpatients undergoing flexible sigmoidoscopy. Gastroenterology Nursing, 23 (4), 148-156.

Davis, Eshelman (2005). Panduan Relaksasi & Reduksi Stres. Jakarta : EGC.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. 2010. Sepuluh Penyakit Terbanyak di Kabupaten Banyumas Tahun 2010. Banyumas : Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas.

Erviana, A. (2009). Pengaruh Pemberian Tehnik Relaksasi Terhadap Penurunan Hipertensi Di Desa Tulangan Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Jurnal Ners 1(2).

Hozawa, A., Okamura, T., Murakami, Y. (2007). Joint Impact Of Smoking And Hypertension On Cardiovascular Disease and All-Cause Mortality in Japan. Diakses dari http://www.jstage.jst.go.jp/article/hypres/30/12/1169/pdf.

Hoeymans N, Smit HA, Verkleij H, Kromhout D. (2003). Cardiovascular Risk Factors. Journal Epidemiology Community Health 5(7):739-750.

Jones, A., & Field, T. (1999). Massage and music therapies attenuate frontal EEG asymmetry in depressed adolescents. Fall, 34(i135), 529 – 536.

Kneafsey, R. (1997). The therapeutic use of music in care of elderly setting: A literature review. Journal of Clinical Nursing, 6 (5), 341 - 346.

Kurniawan. (2002). Gizi Seimbang untuk Mencegah Hipertensi. Jakarta : FK Yarsi.

Lazaroff, I., & Shimsoni, R. (2000) Effect of medical resonance therapy music on patient with psoriasis and neurodermatitis : A pilot study. Integrative Physiological and Behavioral Science, 35 (i3), 189-197.

Lewis, Sharon, M., Margaret, M. H.,& Shanon R. D. (2000). Medical Surgical Nursing Assesment and Management of Clinical Problems. St. Louis, Missouri: Mosby Inc.

Luluk, P. (2009). Pengaruh Pemberian Terapi Aktivitas Kelompok Terhadap Penurunan Skor Depresi di RSUD Jiwa Surakarta. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan 12(2):115-126.

Mucci, K., & Mucci, R. (2000). The healing sound of music. Scotland: Findhorn Press.

Putu, Ni Luh. (2009). Perbedaaan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Pada Wanita Dewasa Yang Melakukan Senam Yoga Dan Penderita Hipertensi Padawanita Dewasa Yang Tidak Melakukan Senamyoga. Jurnal Keperawatan Indonesia 7(2):12-21.

Ramdhani, Neila. Putra, Adhyos, Aulia. (2006). Pengembangan terapi relaksasi progresif. Jurnal Keperawatan Indonesia 4(2).

Ridjab, D. (2005). Pengaruh Aktifitas Fisik Terhadap Tekanan Darah. Jurnal Kedokteran Atmajaya 4(2):73

Riskesdas. (2010). Laporan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2010. Jakarta : Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Sasmita, A. (2009). Pengaruh Senam Yoga Selama 12 Minggu Terhadap Tekanan Darah Diastol dan Sistol Hipertensi. Media Keperawatan 1(1).

Shapo L, Pomerleau J, McKee M. (2003). Epidemiology of Hypertension and Associated Cardiovascular Risk Factors in Albania. Journal Epidemiology Community Health 5(7):734–739.

Smeltzer, S.C., & Bare, B.G. (2000). Medical surgical nursing (9th ed.). Philadelphia: Lippincott William & Wilkins.

Sudoyo, A. Setyohadi, B., & Setiati, S. (2006). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Snyder, M., & Lindquist, R. (2008). Complementary/alternative therapies in nursing (3rd Ed.). New York: Springer Publishing Company, Inc.

Susilowati, Kiki. (2009). Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Terhadap Tingkat Depresi Di Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Soedirman Nursing Journal 5(1).

Thaut, M.H. (1999). Music therapy in neurological rehabilitation. In Davis, W.B., Gfeller, K.E., & Thaut, M.H. (1999). An introduction to music therapy: Theory and practice. The United States of America: A Devission of The Mc.Grae-Hill Companies.

The Joanna Briggs Institute. (2004). Techniques and pressure for wound cleansing. Dari http://www.joannabriggs.edu.au/best_practice/bp13.php tanggal 21 Mei 2011.

Veijo, A., Chlan, L., & Tracy, M.F. (1999). Music therapy in critical care : Indications and guidelines for intervention. Critical Care Nurse, 19 (3):35-40.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Diterbitkan atas kerjasaman jurusan keperawatan fkik unsoed dangan ppni kabupaten banyumas